Showing posts with label pendeta. Show all posts
Showing posts with label pendeta. Show all posts

Saturday, December 29, 2012

HARTA BENDA YANG TERSEMBUNYI



Suatu hari, disana hidup pendeta Yahudi tua bernama Eisik dalam sebuah rumah petak kecil di kota Krakow, Polandia. Eisik telah hidup dalam kemiskinan bersama dengan istri dan anaknya. Meskipun semua berlangsung dengan sangat berat, Eisik telah menyimpan kepercayaan dan melihat setelah keluarganya menjadi baik yang ia punya.
Dan ini menyebabkan ia percaya, ketika dia mengalami sebuah mimpi di suatu malam, mimpi tersebut menyampaikan sebuah pesan dari Tuhan. Dalam mimpi, ia mendapat sebuah gambaran sebuah peti emas, tersembunyi dibawah jembatan khusus di bawah tanah tempat raja di Prague.
Pertama-tama, dia termangu-mangu untuk percaya apa yang dia mimpikan. Tetapi mimpi berulang untuk kedua kalinya dan ketika untuk ketiga kalinya, dia memutuskan untuk membuat perjalanan ke Prague.

Monday, December 24, 2012

DUA PERTANYAAN



Dahulu kala ada seorang raja yang terlalu membebani rakyatnya dengan tugas-tugas kenegaraan.  Suatu hari ia bertanya kepada isterinya, ”Jika saya mengetahui persoalan mana yang terpenting, maka saya dapat menggunakan waktu saya lebih efektif dan menjadi raja yang lebih baik.”
Kemudian, sang ratu mengusulkan agar ia berkonsultasi dengan salah satu orang bijak yang ada di kerajaannya.  Satu per satu sang raja memanggil orang bijak itu : sarjana, pendeta, politikus, dan penasihat.  Setiap orang bijak itu mempunyai pandangan yang berbeda-beda mengenai persoalan yang terpenting.
Akhirnya, dengan hampir putus asa mencari nasihat yang dapat menolongnya, sang raja memutuskan untuk mengunjungi pertapa suci yang tinggal di sebuah bukit.  Saat ia menuju ke tempat tinggal sang pertapa, ia melihat pertapa itu sedang mencangkul kebunnya. Pertapa itu tiba-tiba menghentikan kegiatannya lalu mendengarkan dengan penuh perhatian pada sang raja yang sedang meminta nasihat itu. “Saya punya dua petanyaan,” jelas sang raja. “Pada siapa saya harus menghabiskan waktu dan memfokuskan perhatian saya?”  dan ”masalah apa yang terpenting dan yang seharusnya ditangani pertama kali?”