Showing posts with label media. Show all posts
Showing posts with label media. Show all posts

Tuesday, January 1, 2013

KEBERUNTUNGAN ...KESIALAN ?



Pada suatu ketika ada seorang pria tua yang mempunyai seorang anak laki-laki dan seekor kuda. Pasa suatu hari, kudanya kabur dan berlari cepat menuju kebebasan di bukit-bukit yang dekat dengan rumah pria tersebut.
 “Tetangga-tetangga si pria menaruh simpat padanya, “Betapa malangnya kamu kehilangan kudamu,” mereka berkata.
 “Mengapa kalian berkata seperti itu?” jawab si pria tua. “Siapa yang mengatakan apakah itu sebuah kesialan?”
Dan hampir pasti, larut malam berikutnya kuda tersebut kembali, dan di belakangnya datang 12 kuda liar, yang ia pimpin pulang ke rumah dengannya. Anak laki-laki pria tersebut dengan cepat menutup pagar kandang kudanya dan daripada satu kuda, mereka sekarang mempunyai 13 kuda.

Saturday, December 29, 2012

SI KATAK YANG TIDAK PERNAH MENYERAH



Pada jaman dahulu kala, ada dua ekor katak. Pada suatu pagi, mereka sedang melompat ke atas dan ke bawah di atas lantai penyimpanan susu yang berkilau dan tergosok di sebuah peternakan.
Istri peternak tersebut melihat kedua katak ini, dan dia mengambil sebuah pegangan sapu yang besar untuk mengusir mereka keluar dari penyimpanan susu mereka. “Saya tidak akan membiarkan amphibi kotor melompat ke atas dan ke bawah di atas lantai saya yang berkilau,” dia mencaci-maki.
Dalam kepanikannya, katak tersebut mencari suatu tempat persembunyian, yang tidak terjangkau oleh sapu yang menakutkan dan istri peternak yang marah.
 “Cepat, sebelah sini,” kata salah satu katak kepada yang lain. “Saya bisa melihat tempat bersembunyi di mana sapu tidak akan pernah menjangkau kita.”

JENDELA



Dua orang laki-laki dengan sakit yang sangat parah, di satu bagian ruangan rumah sakit yang sangat bagus. Ruangan itu lumayan kecil, sebuah ruangan yang hanya cukup untuk dua orang laki laki itu... satu pintu di koridor, dan satu jendela yang menghadap ke dunia luar.
Sekarang, salah satu dari laki – laki itu diperbolehkan untuk duduk selama satu jam di pagi hari dan satu jam di sore hari, dan ranjang ia di tempatkan di sebelah jendela. Tetapi lelaki yang satu lagi selalu menghabiskan semua waktunya dengan punggungnya- dalam posisi tidur. Dan keduanya harus selalu benar benar tenang. Dan tentu saja ada ketidak beruntungannya dari kondisi mereka sekarang ini adalah, mereka tidak dapat melakukan sesuatu dengan banyak: tidak membaca, tidak ada radio, tidak ada televisi..... mereka hanya bisa diam dengan tenang.... hanya mereka berdua. Tapi mereka sudah terbiasa dengan bercakap berjam-jam.... tentang istri dan anak- anak mereka, rumah mereka , pekerjaan mereka , apa yang mereka lakukan pada saat perang, ketika mereka sedang pergi berlibur... dan masih banyak lagi. Dan di setiap pagi dan setiap sore, seorang laki-laki yang tidur di dekat jendela tiba waktunya untuk duduk, dan kemudian, ia akan mulai memberitahukan  laki- laki yang ada disebelahnya tentang apa saja yang bisa ia lihat di luar sana melalui jendela itu. Dan laki laki yang berada disebelahnya itu mulai merasakan  rasanya hidup pada jam- jam ini.

HARTA BENDA YANG TERSEMBUNYI



Suatu hari, disana hidup pendeta Yahudi tua bernama Eisik dalam sebuah rumah petak kecil di kota Krakow, Polandia. Eisik telah hidup dalam kemiskinan bersama dengan istri dan anaknya. Meskipun semua berlangsung dengan sangat berat, Eisik telah menyimpan kepercayaan dan melihat setelah keluarganya menjadi baik yang ia punya.
Dan ini menyebabkan ia percaya, ketika dia mengalami sebuah mimpi di suatu malam, mimpi tersebut menyampaikan sebuah pesan dari Tuhan. Dalam mimpi, ia mendapat sebuah gambaran sebuah peti emas, tersembunyi dibawah jembatan khusus di bawah tanah tempat raja di Prague.
Pertama-tama, dia termangu-mangu untuk percaya apa yang dia mimpikan. Tetapi mimpi berulang untuk kedua kalinya dan ketika untuk ketiga kalinya, dia memutuskan untuk membuat perjalanan ke Prague.

HORE YANG HEBAT



Anak-anak kelas 1 dan 2 sedang berkumpul di ruang pertemuan,menunggu kelasnya dimulai. Penyair yang berkunjung itu bersama dengan mereka pagi ini, dan mereka semua ingin sekali bersenang-senang. Mereka selalu menikmati kunjungan penyair itu. Tapi saat ini kelas 3 belum datang. Dan anak-anak sudah mulai terlihat tidak sabar.
Penyair itu melihat ke wajah mereka yang memancarkan keinginan mereka yang besar. Sesuatu keturunan yang kurang alami, sepertinya mereka terlihat hampir menahan nafas untuk antisipasi.
“Kalian sangat diam hari ini” dia tersenyum pada mereka. ”Mari kita lihat apakah kalian bisa membuat suasana jadi ramai! Ayo semua teriak  ‘Hore !’.
Maka sebuah teriakan terdengar ’Hore !’

Friday, October 5, 2012

BUNGA MATAHARI DAN BURUNG PIPIT




Di antara peti kayu tua dan drum mesin cuci berkarat, tumbuh bunga matahari kecil. Dia terapit oleh samapah dan tak pernah diurus. Dia hanya bunga yang kira-kira semil. Kenapa bunga matahari harus tumbuh disana, di semua tempat, tak ada yang tau keberadaannya.
Dia sering kali bersedih, dan ketika malam, dia selalu memimpikan padang rumput yang berair, lahan yang bergemilang dengan bunga, dimana kupu-kupu terbang di sekitarnya.
Suatu hari burung pipit kecil yang basah kuyup datang dan hinggap di depannya, dan memandang ke arahnya, paruhnya terbuka perlahan.
 ‘Betapa cantiknya kamu,’dengkirnya. ‘Sangat cantik.’
 ‘Tidak aku tidak cantik,’ balas si bunga matahari dengan sedih. ‘Kau seharusnya lihat saudariku. Mereka sepuluh kali lebih besar. Aku kecil dan jelek.’
 ‘Bagiku, kau adalah yang tercantik diantara mereka semua,’balas si burung pipit, lalu terbang.

BOLA EMAS



Ada seorang anak laki-laki kecil yang tinggal di sebuah pondok dengan orang tuanya. Ia sering bermain di di bukit dan ketika menjelang gelap, ia akan pulang.
Suatu sore, ketika ia baru pulang ke rumah, anak laki-laki kecil itu terdiam sejenak di depan pintu. Di tempat yang jauh, melewati lembah, ia melihat bola emas yang indah. Ia terpesona. Pakah itu dan siapa yang mungkin memiliki sesuatu yang begitu indah? Hati itu, ia memutuskan bahwa ia harus melakukan perjalanan ke sisi sebelah lembah untuk menemukan hartanya.
Dan sesudah kejadian itu di suatu pagi ia mengemasi ranselnya dengan beberapa sandwich dan sebuah apel, dan pergi untuk mengadakan perjalanan menuju sisi lain dari lembah. Itu membutuhkan waktu seharian. Ia belum pernah sejauh itu, dan itu mengambil waktu lebih lama dari yang disangkanya. Ketika ia tiba, hari sudah senja tua dan ia merasa sangat lelah dan lapar. Akhirnya, sangat dekat dengan tempat dimana ia berharap menemukan bola emas, ia menuju ke sebuah pondok kecil dengan asap menggumpal keluar dari cerobong dan pagar mawar di sekeliling jalan masuk. Tapi tidak ada tanda-tanda dari bola emas. Dengan malu-malu, ia mengetuk pintu.

Sunday, September 30, 2012

BOLA DUNIA YANG SEMPURNA



Dalam museum, beberapa tahun lalu, ada sebuah pameran yang luar biasa.  Ada sebuah bola dunia yang sangat kecil, hanya beberapa kaki dalam diameter, dan banyak menyimpan misteri dan sangat cantik sehingga orang datang bermil-mil hanya untuk melihatnya.  Di sekelilingnya selalu ramai dan mengantri di garis utama, sabar menunggu giliran untuk melihat keajaiban.
Dan disana juga ada sebuah pengambangan bola lembut di kotaknya.  Itu terlihat beda dari semua arah.  Kadang-kadang, kamu bisa melihat kolam besar berisi air dan aliran air kecil menuju ke kolam besar.  Kadang-kadang kolam ini licin dan biru, dan lain waktu bisa jadi putih dengan busa dan penuh pergerakkan.  Ada jendul diatas bola dunia, ada beberapa jendul besar dengan puncak putih dan beberapa jendul kecil.  Kamu bisa menaruh tangan diatas jendulnya, beberapa dari mereka terasa seperti paku tajam dan bahan beludru yang lainya.  Bola dunia punya daerah tanjung berpasir kecil, dengan pola cantik tertiup oleh angin yang berganti setiap hari dan ada juga tempat yang sangat dingin yang membakar jarimu dengan dingin jika menyentuhnya.  Dan menari dalam angkasa yang mengelilinginya, membelok diujungnya, jadi setiap bagian dari itu mendapat giliran membelokkan cahaya dan menerangi kegelapan.