Dua orang laki-laki dengan sakit
yang sangat parah, di satu bagian ruangan rumah sakit yang sangat bagus.
Ruangan itu lumayan kecil, sebuah ruangan yang hanya cukup untuk dua orang laki
laki itu... satu pintu di koridor, dan satu jendela yang menghadap ke dunia
luar.
Sekarang, salah satu dari laki –
laki itu diperbolehkan untuk duduk selama satu jam di pagi hari dan satu jam di
sore hari, dan ranjang ia di tempatkan di sebelah jendela. Tetapi lelaki yang
satu lagi selalu menghabiskan semua waktunya dengan punggungnya- dalam posisi
tidur. Dan keduanya harus selalu benar benar tenang. Dan tentu saja ada ketidak
beruntungannya dari kondisi mereka sekarang ini adalah, mereka tidak dapat
melakukan sesuatu dengan banyak: tidak membaca, tidak ada radio, tidak ada
televisi..... mereka hanya bisa diam dengan tenang.... hanya mereka berdua.
Tapi mereka sudah terbiasa dengan bercakap berjam-jam.... tentang istri dan
anak- anak mereka, rumah mereka , pekerjaan mereka , apa yang mereka lakukan
pada saat perang, ketika mereka sedang pergi berlibur... dan masih banyak lagi.
Dan di setiap pagi dan setiap sore, seorang laki-laki yang tidur di dekat
jendela tiba waktunya untuk duduk, dan kemudian, ia akan mulai
memberitahukan laki- laki yang ada
disebelahnya tentang apa saja yang bisa ia lihat di luar sana melalui jendela
itu. Dan laki laki yang berada disebelahnya itu mulai merasakan rasanya hidup pada jam- jam ini.